Strategi Fiskal Sherly-Sarbin Dinilai Tepat

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 02:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhtar Adam.

Muhtar Adam.

MARASAI.iD – Kebijakan menahan belanja pada beberapa sektor yang diterapkan oleh pemerintahan baru Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe mendapat sorotan positif dari akademisi.

Dosen Ekonomi Universitas Khairun Ternate, DR. Muhtar Adam, menilai strategi menahan belanja namun menunaikan pembayaran Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) dua bulan serta pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) melalui gaji ke-14 merupakan langkah tepat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Menurut DR. Muhtar Adam, kebijakan ini memiliki dampak signifikan terhadap sektor konsumsi masyarakat, terutama bagi pegawai negeri yang akan membelanjakan pendapatannya untuk kebutuhan rumah tangga.

“Belanja pegawai dan bantuan sosial merupakan dua instrumen yang secara langsung dapat menggerakkan perekonomian lokal. Jika daya beli pegawai meningkat, maka petani, nelayan, dan peternak di Maluku Utara juga akan merasakan dampaknya,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).

Baca Juga :  Oknum Pejabat Pemkab Morotai Diduga "Bakios dalam Toko"

Ia menjelaskan, dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terdapat lima jenis belanja utama, yakni belanja pegawai, belanja bantuan sosial, belanja hibah, belanja transfer, dan belanja modal.

Dari kelima kategori tersebut, belanja pegawai dan bantuan sosial memiliki peran besar dalam stabilisasi ekonomi karena berkaitan langsung dengan konsumsi masyarakat.

“Ketika pegawai dan penerima bansos membelanjakan uangnya untuk kebutuhan sehari-hari, maka perputaran uang akan lebih banyak terjadi di dalam daerah. Ini sangat penting bagi Maluku Utara yang masih bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan,” lanjutnya.

Sebaliknya, DR. Muhtar Adam menyoroti belanja modal yang cenderung mengalir keluar daerah, terutama ke kota-kota besar seperti Surabaya, Makassar, dan Manado, karena keterbatasan industri di Maluku Utara.

Baca Juga :  Perbaikan Gini Ratio dan Penurunan Kemiskinan Maluku Utara: Realita atau Ilusi?

“Jika kita belanja barang industri, maka uangnya keluar. Itu sebabnya menahan belanja modal dalam kondisi tertentu bisa menjadi langkah yang tepat untuk menjaga keseimbangan fiskal,” katanya.

Selain itu, langkah efisiensi yang dilakukan oleh Sherly Laos juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto. Upaya refocusing anggaran yang menitikberatkan pada visi dan misi nasional, serta prioritas gubernur, dinilai sebagai langkah kehati-hatian yang tepat.

“Dengan menahan belanja modal, belanja utang, belanja hibah, dan belanja operasional yang tidak terlalu mendesak, maka APBD bisa lebih difokuskan pada sektor yang benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Kebijakan fiskal ini diharapkan dapat menjaga momentum ekonomi Maluku Utara agar tetap stabil, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik yang terus berkembang.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UGM, Harita Nickel dan Warga Bahu-Membahu Jaga Pesisir Desa Soligi
Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan
Wagub Malut Tegaskan Subsidi BBM dan Bantuan Perikanan 2026 Hanya untuk Nelayan Aktif
Pemprov Malut dan BI Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI, Pekan QRIS Nasional Diluncurkan di Sofifi
Pemprov Malut Matangkan Persiapan Sambut Kunjungan Wamen Koperasi RI di Ternate
BNI Perkuat Keamanan Digital, Wondr Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk
Hingga April 2026 Disnaker Tidore Mencatat 566 Orang Pencari Kerja , Didominasi Pelamar Perusahaan Tambang
Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Mahasiswa KKN UGM, Harita Nickel dan Warga Bahu-Membahu Jaga Pesisir Desa Soligi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Wagub Malut Tegaskan Subsidi BBM dan Bantuan Perikanan 2026 Hanya untuk Nelayan Aktif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Malut dan BI Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI, Pekan QRIS Nasional Diluncurkan di Sofifi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Pemprov Malut Matangkan Persiapan Sambut Kunjungan Wamen Koperasi RI di Ternate

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:35 WIB

BNI Perkuat Keamanan Digital, Wondr Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

Hingga April 2026 Disnaker Tidore Mencatat 566 Orang Pencari Kerja , Didominasi Pelamar Perusahaan Tambang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:28 WIB

Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel

Berita Terbaru