SANANA – Lomba Senam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kepulauan Sula tak sekadar menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, tetapi juga menjadi sarana edukatif dalam membentuk pola hidup sehat sejak usia dini.
Ketua Panitia Pelaksana Hardiknas Kepulauan Sula, Rizal Kailul, menjelaskan bahwa Senam Tujuh KAIH merupakan gerakan fisik edukatif yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk membentuk karakter generasi emas 2045.
Ia menyebutkan, program tersebut mengedepankan tujuh kebiasaan positif, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Program ini bertujuan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui olahraga pagi. Senam KAIH memadukan gerakan tubuh yang ceria dengan nilai disiplin, kesehatan, serta kecintaan terhadap budaya tanah air,” ujar Rizal, Sabtu (25/4/2026).
Rizal menambahkan, lomba senam tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, di depan Benteng De Verwachting, Desa Mangon, Kecamatan Sanana.
Kegiatan ini diikuti oleh 155 sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Sula, dengan tiga juri sebagai tim penilai, yakni Melisa Soamole, Fatma Yoisangadji, dan Anita Duwila.
Ia berharap, melalui kegiatan ini dapat membentuk karakter anak sekaligus membiasakan gaya hidup sehat sejak dini, mencakup kebugaran fisik, kedisiplinan, serta mental yang kuat.
“Senam ini mengintegrasikan pendidikan karakter melalui gerakan yang ceria untuk menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter unggul,” pungkasnya.








