Dua Warga Desa Modapuhi Dikabarkan Tewas Akibat Banjir, Pemda Sula Sampaikan Duka Cita

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban tewas yang disebabkan banjir.

Korban tewas yang disebabkan banjir.

SANANA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada Rabu (16/7/2025) pukul 00.00 WIT menyebabkan sungai di desa tersebut meluap. Air bah merendam permukiman warga hingga setinggi paha orang dewasa.

Akibat kejadian itu, dua warga berinisial NU dan AS dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir ke dalam rumah mereka.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa sejak pukul 02.30 WIT, Pemerintah Desa Modapuhi sudah mengimbau warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman melalui pengeras suara di masjid.

Baca Juga :  Polsek Sanana Salurkan Bansos ke Warga dan Pesantren Jelang HUT Bhayangkara ke-79

Warga kemudian mulai berkumpul di sekolah, masjid, dan rumah-rumah yang lebih tinggi sekitar pukul 03.36 WIT.

Meski sebagian besar warga berhasil mengungsi, nasib nahas menimpa NU dan AS. Berdasarkan kesaksian sepupu korban, Rahim Umamit, yang disampaikan kepada Kepala Desa Modapuhi, Hakim Umasugi, saat keduanya tidak terlihat, ia langsung menuju ke rumah korban.

Di sana, ia menemukan NU dan AS dalam kondisi sudah meninggal dunia, tertahan di pintu rumah akibat terseret arus banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, H. Buhari Buamona, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut.

Baca Juga :  Upacara Hardiknas di Kepulauan Sula, Bupati Fifian Tegaskan Pendidikan Hak Setiap Warga

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa warga kita di Desa Modapuhi. Insya Allah, besok kami akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi banjir dan membawa santunan bagi warga terdampak,” ujar Buhari.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, melalui Kasi Humas IPDA Rizal Polpoke, saat dikonfirmasi, mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dua warga yang meninggal akibat banjir di Desa Modapuhi.

 

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Pedagang, DLH Tidore Akui Terkendala BBM
Gubukusuma Jadi Percontohan Sekolah Lansia, Pemkot Tidore Beri Dukungan Penuh
Perda Inovasi Daerah Disahkan, Wali Kota Tegaskan Inovasi Kunci Kemajuan Tidore
Tidore Bidik Jadi Sentra Kopra Putih Nasional, Pemkot Jalin Kerja Sama dengan Investor
Terima SK Pengangkatan, ASN Baru di Tidore Diminta Utamakan Kepentingan Masyarakat
Dinkes dan TP PKK Tidore Gencarkan Kampanye Hidup Sehat hingga Tingkat Keluarga
Pimpin Apel Besar Bhabinkamtibmas, Kapolda Malut Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Disamarkan sebagai Paket Kiriman, 18 Kantong Miras Cap Tikus Gagal Diselundupkan ke Ternate
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:17 WIB

Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Pedagang, DLH Tidore Akui Terkendala BBM

Senin, 22 Juni 2026 - 06:09 WIB

Gubukusuma Jadi Percontohan Sekolah Lansia, Pemkot Tidore Beri Dukungan Penuh

Senin, 22 Juni 2026 - 06:00 WIB

Perda Inovasi Daerah Disahkan, Wali Kota Tegaskan Inovasi Kunci Kemajuan Tidore

Senin, 22 Juni 2026 - 05:46 WIB

Tidore Bidik Jadi Sentra Kopra Putih Nasional, Pemkot Jalin Kerja Sama dengan Investor

Senin, 22 Juni 2026 - 05:29 WIB

Terima SK Pengangkatan, ASN Baru di Tidore Diminta Utamakan Kepentingan Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 05:21 WIB

Dinkes dan TP PKK Tidore Gencarkan Kampanye Hidup Sehat hingga Tingkat Keluarga

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:40 WIB

Pimpin Apel Besar Bhabinkamtibmas, Kapolda Malut Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:42 WIB

Disamarkan sebagai Paket Kiriman, 18 Kantong Miras Cap Tikus Gagal Diselundupkan ke Ternate

Berita Terbaru