MARASAI.iD – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 sukses menggelar lomba kebersihan antar desa sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Lomba ini digelar untuk mendorong kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Dari hasil penilaian tim khusus yang dibentuk panitia, Desa Modapuhi di Kecamatan Mangoli Utara dinobatkan sebagai Juara I Desa Terbersih. Juara II diraih oleh Desa Wainib (Sulabesi Selatan), disusul Desa Soamole (Sulabesi Tengah) sebagai Juara III. Sementara Desa Waibau (Sanana) dan Desa Waitulia (Mangoli Tengah) masing-masing mendapat Juara Harapan I dan II.
“Penilaian dilakukan oleh tim khusus yang telah ditunjuk panitia, dan hasilnya ditetapkan langsung melalui keputusan Bupati,” ujar Ketua Panitia HUT ke-22, Kamarudin Mahdi, kepada wartawan, Minggu (1/6/2025).
Menurut Kamarudin, lomba ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata dari program pembinaan pemerintah terhadap desa-desa di bidang kebersihan.
“Ini adalah bagian dari program pembinaan yang dikemas dalam bentuk lomba. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, kegiatan ini juga memupuk semangat gotong royong masyarakat di tiap desa,” tambahnya.
Kepala Inspektorat Kepulauan Sula itu juga mengungkapkan bahwa desa-desa yang meraih juara tidak hanya menerima piala dan piagam, tetapi juga uang pembinaan dari pemerintah daerah.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sula, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen desa dalam menjaga kebersihan lingkungannya.
Ia berharap para kepala desa tidak menjadikan lomba kebersihan sebagai kegiatan musiman.
“Jangan tunggu ada lomba baru bersih-bersih. Desa yang sudah juara harus terus mempertahankan kebersihan, dan yang belum juara harus berbenah. Kades juga harus lebih kreatif mengelola potensi desa,” pintanya.
Di akhir wawancara, Kamarudin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung dan menyukseskan perayaan HUT ke-22 Kepulauan Sula.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, OPD, TNI/Polri, para camat, swasta, kepala desa, dan seluruh masyarakat Kepulauan Sula yang telah berpartisipasi,” tutupnya.






