Kebakaran di Desa Umaloya, Dua Anak  Terjebak di Dalam Rumah

- Jurnalis

Sabtu, 21 September 2024 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA– Sebuah rumah di Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, hangus terbakar pada Sabtu pagi (21/9/2024) sekitar pukul 09.00 WIT. Diduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, yang merenggut nyawa dua orang anak yang terjebak di dalam rumah saat api melalap habis bangunan berbahan papan tersebut.

Kasat Samapta Polres Sula, IPTU Ruslan Lutia, mengonfirmasi bahwa kebakaran ini baru terjadi sekitar satu jam sebelumnya.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada dua korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini, kami menunggu tim piket Reskrim untuk mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Awal Tahun 2024, Polres Sula Terima Sejumlah Laporan

Kepala Desa Umaloya, Heder Kailul, yang juga tiba di TKP, menjelaskan bahwa kobaran api dengan cepat melahap rumah tersebut karena sebagian besar materialnya terbuat dari papan.

“Saat saya tiba di lokasi, api sudah sangat besar. Mungkin karena bahan rumah dari kayu, api cepat menjalar,” ungkapnya.

Heder menambahkan bahwa saat kebakaran terjadi, ibu korban sedang berbelanja di kios terdekat, sementara dua anaknya yang masih kecil berada di dalam rumah.

Baca Juga :  DP3A Malut Sosialisasi Perda Pengarusutamaan Gender

“Ibu korban menyebutkan kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Saat dia kembali dari kios, api sudah membesar dan beberapa warga di sekitar tidak bisa menyelamatkan korban karena pintu rumah dalam kondisi tertutup.”

Dua korban yang tewas dalam peristiwa tragis ini masing-masing berusia sekitar empat tahun, yang sudah duduk di bangku TK, dan adiknya yang berumur sekitar tiga tahun. “Kedua anak malang itu tidak sempat diselamatkan,” tutup Heder.

Penulis : Am Teapon

Editor : Ong Rasai

Berita Terkait

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Komitmen Berbagi, Yayasan Nasab Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Kelurahan di Ternate
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal
Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi
Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah
Bantah Terlibat Penerbitan SIM Palsu di Tidore, Kasman Ulidam Sebut Opini yang Dibangun Tidak Berdasar
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 14:43 WIB

Komitmen Berbagi, Yayasan Nasab Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Kelurahan di Ternate

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:07 WIB

Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:57 WIB

Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:39 WIB

Bantah Terlibat Penerbitan SIM Palsu di Tidore, Kasman Ulidam Sebut Opini yang Dibangun Tidak Berdasar

Berita Terbaru