Modus Penipuan Berkedok Pengemis di Sofifi

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku berkemeja putih yang menyuruh orang tua tunanetra mengemis.

Pelaku berkemeja putih yang menyuruh orang tua tunanetra mengemis.

MARASAI.iD – Aksi tak bermoral dilakukan oleh oknum pemuda yang memanfaatkan cacat fisik salah satu lelaki tua untuk mengemis di Pelabuhan Speed Boat Sofifi terjadi siang hingga sore tadi, Senin (24/6/2024).

Amatan media ini, oknum pemuda bersama lelaki tua penderita tuna netra (buta), tiba di Pelabuhan Speed Sofifi sekitar pukul 12 siang, si kakek langsung diarahkan duduk bersila dan menengadahkan tangan meminta sumbangan dari orang yang lalu lalang di pelabuhan, sementara si pemuda memantau dari jauh.

Pelaku berkemeja putih yang menyuruh lelaki tua tunanetra mengemis.

Setelah beberapa jam, warga sekitar yang beraktifitas di pelabuhan melihat hal ini dengan penuh tanda tanya, salah satu warga bahkan menginterogasi si pemuda yang diakuinya lelaki tua tersebut adalah pamannya.

Baca Juga :  Korwil Pendidikan Oba Utara Gelar Acara Pelepasan dan Perpisahan ASN Purna Tugas

“Dia bilang dia pe Om, kong saya bilang tong di sini tra boleh begitu,” kata salah satu warga yang berprofesi sebagai buruh bagasi.

Terlihat warga yang iba tergerak menyerahkan sejumlah uang kepada lelaki sepuh yang sudah rentan itu, namun si pemuda tanpa rasa malu beberapa kali menghampiri si kakek.

Pelaku saat mendekati orang tua tunanetra, hendak mengambil sesuatu.

Jelang sore sekira pukul 17:00 seorang petugas dari KPLP datang dan mengusir mereka dari area pelabuhan.

Baca Juga :  Warga Desa Mekarsari Butuh Jalan Tani

“Area pelabuhan tidak boleh ada yang mengemis seperti itu, apalagi yang bawa ini anak muda yang punya fisik sempurna harusnya dia bekerja untuk menafkahi orang tua,” tegas petugas dengan geram.

Oknum pemuda yang mengaku dari Lombok ini langsung meninggalkan area pelabuhan setelah dihardik oleh petugas. Menurut pengakuan warga, oknum pemuda tersebut sudah pernah membawa orang lain dengan kondisi kaki buntung untuk meminta minta di lokasi pelabuhan.

“Kami harapkan pihak berwajib dalam hal ini kepolisian untuk bertindak, jangan sampai kami warga masyarakat yang ambil tindakan sendiri,” harap warga.

 

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Bunda PAUD Tidore Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini
Hadiri Paripurna DPRD, Wali Kota Tidore Tegaskan Efisiensi Anggaran Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Wali Kota Tidore Dorong Validasi Data PBI dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
PLTU Tidore Gandeng Pemkot Bangun Lapangan Mini Soccer untuk Warga
Tangis Haru Iringi Pelepasan 114 Jamaah Calon Haji Kota
BPBD Kota Tidore Salurkan Bantuan kepada Ratusan Korban Gempa di Maitara
Tidore Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Kerahkan Seluruh Aparatur
Generasi Muda Timur Indonesia Bersatu, Angkat Harta Karun Kreatif Maluku Utara
Berita ini 780 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:22 WIB

Hardiknas 2026, Bunda PAUD Tidore Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Rabu, 29 April 2026 - 10:10 WIB

Hadiri Paripurna DPRD, Wali Kota Tidore Tegaskan Efisiensi Anggaran Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 10:03 WIB

Wali Kota Tidore Dorong Validasi Data PBI dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 28 April 2026 - 09:03 WIB

PLTU Tidore Gandeng Pemkot Bangun Lapangan Mini Soccer untuk Warga

Selasa, 28 April 2026 - 08:55 WIB

Tangis Haru Iringi Pelepasan 114 Jamaah Calon Haji Kota

Senin, 27 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Kota Tidore Salurkan Bantuan kepada Ratusan Korban Gempa di Maitara

Senin, 27 April 2026 - 08:36 WIB

Tidore Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Kerahkan Seluruh Aparatur

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WIB

Generasi Muda Timur Indonesia Bersatu, Angkat Harta Karun Kreatif Maluku Utara

Berita Terbaru