SANANA,- H-3 lebaran idul adha yang diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di selenggarakan oleh Badan Pangan Nasional secara serentak, dalam rangka upaya pengendalian harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Senin, (26/6/2023).
Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus melalui Wakil Bupati, M. Saleh Marasabessy dalam sambutannya menyebutkan, Gerakan Pangan Murah pada hari ini dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional secara serentak di 290 titik lokasi (minimal) dengan rincian dilaksanakan oleh 34 Dinas yang menangani urusan Pangan Provinsi dan 256 Dinas yang menangani urusan pangan Kabupaten/Kota, termasuk Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sula.
“Gerakan Pangan Murah serentak pada hari ini sedikit berbeda dengan yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu melibatkan stakeholder pangan dalam hal ini hadir BULOG yang merupakan mitra Badan Pangan Nasional, pengusaha, petani yang langsung menjual bahan pangannya. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk bagaimana menurunkan inflasi dari pusat sampai ke daerah, ” ungkapnya.
Dia erharap, bahwa upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan semacam ini terus dilaksanakan, bukan saja menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, tetapi ketika ada gejolak harga perlu dilaksanakan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada BULOG Divre Ternate yang hadir pada hari ini, dan merupakan kali pertama BULOG datang langsung menjual. Kedepannya jangan hanya beras, harus ada juga minyak goreng, gula, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Saleh pun menghimpit kepada beberapa instansi terkait agar berinovasi untuk menekan angka inflasi di Kepulauan Sula.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada pengusaha, petani yang turut berpartisipasi pada hari ini. Kepada OPD teknis terkait, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Koperindag agar selalu melakukan Inovasi untuk bagaimana menurunkan Inflasi di Kabupaten Kepulauan Sula,” pintanya.
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepulauan Sula, Siti Hawa Marasabessy menyampaikan, dalam rangka menyambut hari Raya Idul Adha Tahun 2023, Badan Pangan Nasional dan Pemerintah Daerah giat melaksanakan Gerakan Pangan Murah yang melibatkan Bulog Ternate, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Perindagkop Kabupaten Kepulauan Sula.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten juga ikut dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, dan ini diperuntukkan dalam rangka hari besar keagamaan, yaitu hari Raya Idul Adha,” ujarnya ketika diwawancarai awak media.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian daripada mensubsidi bahan-bahan kebutuhan pokok dengan harga murah atau dijual sesuai harga Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Jadi, kita hanya memfasilitasi kegiatan dengan harga yang murah, seperti pihak BULOG datang menjual di sini dengan harga HET, kemudian ada juga dari Dinas Pertanian juga menjual satu-satunya dengan harga yang murah, ada juga pihak pengusaha maupun pihak-pihak lainnya,” pungkasnya.
Sekedar informasi, kegiatan yang dipusatkan di Benteng De Verwacthing Desa Mangon, Kecamatan Sanana tersebut, dihadiri oleh sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Sula, pihak BULOG Ternate, dan para pengusaha di Kepulauan Sula.
Adapun rincian harga yang ditetapkan dalam Gerakan Pangan Murah, sebagai berikut:
1. Beras PSHP, harga pasar Rp. 14.000/kg, dijual dengan harga 10.250.00.
2. Telur, harga pasar Rp. 68.000-75.000/rak, dijual Rp. 50.000.
3. Gula pasir, harga pasar Rp. 19.000, dijual dengan harga Rp. 14.000.
4. Cabe kriting, harga Rp. 90.000, dijual dengan harga Rp. 65.000.
5. Tomat, harga pasar 25.000, dijual dengan harga Rp. 20.000.
Reporter: Am Teapon






