Beri Bantuan ke Petani, Pemprov Malut Panen Padi Sawah di Subaim

- Jurnalis

Kamis, 16 Maret 2023 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

HALTIM, marasai.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pertanian melakukan gerakan panen padi sawah, yang berlangsung di Desa Toboino, Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (16/3/2023).

Kepala Dinas Pertanian, Muhktar Husen menyebutkan panen kali ini atas bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada petani, yang melakukan penanaman pada bulan Oktober November 2022 lalu,

“Ini merupakan bentuk dari menjalankan visi Pak Gubernur Abdul Ghani Kasuba menuju Maluku Utara sejahtera, dimana Pemprov telah menetapkan sasaran luas panen padi pada musim tanam 2022 dan 2023 seluas 31.841 hektar, dengan target produksi padi sebanyak 91.026 ton gabah kering giling atau setara dengan 56.436 ton beras,” kata Muhktar.

Menurutnya, kebutuhan konsumsi beras Malut 124,787 ton per tahun, masih kekurangan beras sebanyak 68,351 ton, sehingga pada tahun 2024 diharapkan bisa

meningkatkan produksi 122.568 ton gabah kering giling atau setara dengan 75.992 ton beras atau 65-70 persen sudah bisa disediakan dari produksi lokal, sesuai dengan target jangka panjang.

Baca Juga :  Awali Masa Pengasuhan, Panti Anak Gelar "Mo Biasa Akraab"

“Sehingga itu kita akan terus dorong dan bantu dalam bentuk bibit, pupuk, alat pertanian hingga pasca panen,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur, Din Adjision mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah menaruh perhatian kepada Kabupaten Halmahera Timur dengan menggelontorkan sejumlah bantuan ke para petani.

“Kita minta dukungan dari pemerintah provinsi untuk dapat memfasilitasi petani kami dengan perusahaan tambang seperti IWIP, dimana hasil panen kami juga dapat didorong ke perusahaan, kami juga berharap agar Pemprov Malut menghadirkan regulasi yang dapat menguntungkan bagi para petani,” harapnya.

Mewakili Gubernur Malut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sri Haryati Hatari menyebutkan, Pemprov berkomitmen untuk mewujudkan swasembada pangan dan mengembalikan Halmahera Timur sebagai lumbung padi Maluku Utara.

Baca Juga :  Wagub Malut Buka Eksebisi Pesparawi dan Lomba Musik Yangere 2025

“Kami di tim TPID juga melaksanakan langsung komitmen provinsi Maluku Utara untuk dapat melakukan swasembada pertanian. Karena pemicu inflasi Provinsi Maluku Utara itu dari beras dan ikan, sehingga ini menjadi salah satu upaya kita untuk dapat menekan inflasi,” ungkapnya.

Sri berkeyakinan, Maluku Utara khususnya Kabupaten Halmahera Timur mampu memproduksi pangan untuk kemandirian pangan, melihat luasan lahan dan potensi pertanian yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Ini perlu kita gerakkan sehingga sebagian pekerja pertanian yang sudah beralih ke bidang pertambangan, saya harapkan agar tidak beralih karena ketika kita mengalami krisis maka sektor pertanian sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Agenda kegiatan ini termasuk, pembagian bantuan kepada petani dan sosialisasi pembuatan bio saka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili Bupati, Asisten II Kabupaten Halmahera Timur, Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Kepala Desa Toboino, dan puluhan petani.

Berita Terkait

Wagub Maluku Utara Tinjau Lokasi MTQ XXXI di Sofifi, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Tertib
Peletakan Batu Pertama RTLH di Oba Utara, Upaya Wujudkan Keluarga Sehat dan Berkualitas
Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM
UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual
Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah
Mahasiswa Unibrah Tidore Torehkan Prestasi Gemilang di Porprov V Maluku Utara, Sabet Emas hingga Perak
Pemkab Haltim dan Universitas Bumi Hijrah Teken MoU, Perkuat SDM dan Dukung Pembangunan Daerah
Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 12:59 WIB

Wagub Maluku Utara Tinjau Lokasi MTQ XXXI di Sofifi, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Tertib

Senin, 22 Juni 2026 - 05:38 WIB

Peletakan Batu Pertama RTLH di Oba Utara, Upaya Wujudkan Keluarga Sehat dan Berkualitas

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:46 WIB

UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:09 WIB

Mahasiswa Unibrah Tidore Torehkan Prestasi Gemilang di Porprov V Maluku Utara, Sabet Emas hingga Perak

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:55 WIB

Pemkab Haltim dan Universitas Bumi Hijrah Teken MoU, Perkuat SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang

Berita Terbaru