HALMAHERA BARAT– Titik api kebakaran di puncak Gunung Gamkonora, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tidak dapat terpantau pada Sabtu 19 September 2026 siang.
Puncak gunung tertutup asap sehingga petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gamkonora belum dapat melihat kondisi kebakaran.
Petugas Pos PGA Gamkonora, Taufan Barham, saat dihubungi mengatakan, titik api belum terlihat dari pos pengamatan karena tertutup asap.
“Untuk siang hari ini api tidak terlihat karena tertutup asap,” kata Taufan.
Ia mengatakan, petugas direncanakan melakukan pengecekan langsung ke lokasi titik api di puncak Gunung Gamkonora untuk mengetahui kondisi terkini.
Menurut Taufan, pada Jumat 18 September 2026 malam, petugas gabungan telah turun melakukan evakuasi terhadap lima pendaki yang berada di kawasan gunung tersebut.
“Lima orang pendaki sudah dievakuasi dan semuanya dalam kondisi selamat dan sehat,” ujarnya.
Dari lima pendaki tersebut, dua orang merupakan warga Desa Weda. Keduanya telah kembali ke daerah asal pada Sabtu pagi menggunakan sepeda motor.
Sementara itu, tiga pendaki lainnya yang merupakan warga lokal masih berada di kantor dan menunggu jemputan.
Taufan menjelaskan, kebakaran di kawasan puncak Gunung Gamkonora sebenarnya telah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Namun, titik api tidak terlihat dari Pos PGA karena berada di sisi yang tidak mengarah ke pos pemantauan.
“Kebakaran sudah beberapa hari lalu. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, titik sumber api berada di pinggiran puncak gunung arah selatan,” katanya.
Sebelumnya, pada Jumat petang, warga sejumlah desa di Kecamatan Ibu Selatan dikejutkan dengan kemunculan api dari puncak Gunung Gamkonora.
Kobaran api yang terlihat semakin melebar membuat warga panik. Sejumlah warga kemudian merekam peristiwa tersebut dan mengunggahnya ke media sosial hingga videonya beredar luas.(*)






