Wali Kota Tidore Desak Pemprov Malut Segera Bayar Dana Bagi Hasil Rp43 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen. (foto: Humas Tikep)

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen. (foto: Humas Tikep)

MARASAI.iD – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mendesak Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar segera merealisasikan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kota Tidore Kepulauan yang belum dibayarkan sejak tahun 2022.

Dalam wawancara pada Selasa (15/4/2025), Muhammad Sinen mengungkapkan bahwa hingga memasuki tahun 2025, DBH senilai Rp43 miliar milik Kota Tidore belum juga mendapat kejelasan dari Pemprov Malut.

“Dana Bagi Hasil ini adalah hak kabupaten/kota yang hanya dititipkan di provinsi. Tapi anehnya, DBH Kota Tidore ditahan sejak 2022 sampai sekarang belum ada kejelasan sama sekali,” ujar Sinen.

Baca Juga :  MU dan Arsenal Rebutkan Striker Asal Kanada, yang Jadi Top Skor Kedua di Ligue 1 Setelah Mbappe

Ia bahkan menyoroti ketimpangan dalam penyaluran DBH. Menurutnya, Pemprov telah lebih dulu membayar DBH untuk Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Halmahera Barat (Halbar), bahkan sebelum bulan Ramadan kemarin, sementara Tidore masih diabaikan.

“Halut dan Halbar sudah dibayar, Tidore kapan? Kami sudah sampaikan langsung lewat dinas terkait, tapi sampai hari ini belum ada jawaban pasti,” lanjutnya.

Sinen meminta Penjabat Gubernur Malut agar segera menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memperhatikan hak Kota Tidore. Ia menilai kebijakan Pemprov tidak adil karena mendahulukan sebagian daerah saja.

Baca Juga :  DPPKB Kepulauan Sula Gelar Advokasi Program Bangga Kencana

“Kalau memang mau bagi, bagi semua. Jangan dahulukan satu dua daerah. Indikatornya apa? Sementara kabupaten/kota lain juga punya hak yang sama,” tegasnya.

Muhammad Sinen memberi batas waktu hingga akhir pekan ini agar Pemprov memberikan kejelasan. Jika tidak ada respons, ia menyatakan siap memimpin langsung aksi dari jajaran Pemerintah Kota Tidore.

“Saya minta pihak keamanan tidak membatasi kalau kami turun aksi. Ini hak kami dan saya akan pimpin langsung,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menuju PORPROV 2026 Halmahera Utara, KONI Tidore Fokus Pembinaan 13 Cabang Olahraga
Pekan Ramadhan 1447 H Perkuat Semangat Qurani dan Kebersamaan Warga
Warga Gandasuli yang Hilang Sejak 19 Februari Ditemukan Meninggal di Kebun Warga
Sidang Sempat Memanas, Alfon Gisisi Terpilih sebagai Ketua DPD GMNI Maluku Utara 2026–2028
Wartawan di Ternate Maluku Utara Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Polisi
DPPKB Kepulauan Sula Gelar Advokasi Program Bangga Kencana
Balai Bahasa Malut Dorong Penguatan Komunitas Literasi di Ternate
BKM Al-Muhajirin Bagikan Sembako dan Insentif Imam di Hari Kemerdekaan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:23 WIB

Menuju PORPROV 2026 Halmahera Utara, KONI Tidore Fokus Pembinaan 13 Cabang Olahraga

Senin, 9 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pekan Ramadhan 1447 H Perkuat Semangat Qurani dan Kebersamaan Warga

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:54 WIB

Warga Gandasuli yang Hilang Sejak 19 Februari Ditemukan Meninggal di Kebun Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Sidang Sempat Memanas, Alfon Gisisi Terpilih sebagai Ketua DPD GMNI Maluku Utara 2026–2028

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:55 WIB

Wartawan di Ternate Maluku Utara Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Polisi

Rabu, 24 September 2025 - 09:13 WIB

DPPKB Kepulauan Sula Gelar Advokasi Program Bangga Kencana

Rabu, 10 September 2025 - 13:15 WIB

Balai Bahasa Malut Dorong Penguatan Komunitas Literasi di Ternate

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:09 WIB

BKM Al-Muhajirin Bagikan Sembako dan Insentif Imam di Hari Kemerdekaan

Berita Terbaru