BAP DPD-RI Mediasi Konflik Agraria TNI AU vs Masyarakat Morotai

- Jurnalis

Kamis, 6 April 2023 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TERNATE,  – Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), mendapat aduan dari masyarakat Pulau Morotai terkait konflik agraria di Bandara Leo Watimena dengan TNI Angkatan Udara.

Hal ini membuat sejumlah anggota DPD-RI langsung ke Provinsi Maluku Utara, untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kediaman Gubernur di Ternate, Kamis (6/4/2023).

RDP ini melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), Pemkab dan DPRD Kabupaten Pulau Morotai dan Pangkalan TNI AU Leo Watimena, Badan Pertanahan Nasional Malut, Kesultanan Ternate dan pihak Komite Perjuangan Masyarakat Lingkar Bandara Pulau Morotai.

Ketua BAP DPD-RI Ajiep Padindang didampingi Wakil Gubernur Malut, M. Al Yasin Ali, memimpin rapat yang berlangsung cukup alot selama 2 jam lebih itu.

Wakil Gubernur dalam sambutannya menekankan pentingnya aspek administrasi bukti kepemilikan lahan, seperti sertifikat tanah untuk penyelesaian masalah tersebut.

Selanjutnya, Ajiep Padindang mengatakan,  pihaknya datang ke Provinsi Malut dikarenakan terdapat aduan dari masyarakat yang harus dicarikan solusi oleh BAP DPD-RI.

Baca Juga :  Korwil Pendidikan Oba Selatan Gelar Wisuda PAUDNI

“Kami dari BAP bertugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, kami merasa penting untuk melakukan inventarisasi untuk mendapatkan kepastian hukum terkait berapa besar tanah, melakukan komunikasi dan koordinasi antar dua pihak sehingga ditemukan solusinya, ” ujar Ajiep.

Menurutnya, konflik agraria di atas lahan seluas 1.125 hektare itu harus dicari titik temu, dalam rangka penyelesaian konflik lahan itu bisa dilakukan penyelesaian, yang ditawarkan dengan cara mufakat.

“Mewakili suara masyarakat, bahwa dari luas lahan 1.125 hektare ini, 681,7 hektare sudah ada sertifikat oleh TNI AU, dan sisanya 443,3 hektare ini masyarakat meminta untuk dikelola, kan masalahnya di situ, kita dorong ini diselesaikan secara mufakat saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPD-RI dapil Malut Ikbl Hi. Djabid yang turut serta dalam RDP mengaku, bahwa pihak yang menggugat merasa tidak puas terhadap penguasaan lahan bandara Morotai.

Baca Juga :  HMI Cabang Ternate: Kami Dibunuh Demi Tambang

“Tentunya ada pihak-pihak  yang tidak merasa puas, yang menggugat jelas tidak merasa puas, cuman pasti ada jalan keluarnya untuk diselesaikan masalah ini,” ucap Ikbal yang juga anggota BAP DPD-RI ini.

Dikatakannya, kalau masalah ini sudah ada ruang penyelesaian yang dilanjutkan dengan kesepakatan dan solusi untuk dapat tuntaskan sengketa lahan Bandara Leo Watimena Morotai.

“Sehingga masyarakat lingkar bandara diharapkan supaya jangan buat gerakan-gerakan atau langkah yang akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di Pulau Morotai,” harapnya .

Ikbal bilang, tentunya masyarakat lingkar bandara tidak puas dengan hal ini. Akan tetapi sudah ada jalan keluar yang diberitahukan dalam rapat oleh pimpinannya dan kepala BPN Malut.

“Ya, ada jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai melalui administrasi surat menyurat supaya aman. Diharapkan dalam RDP tadi adalah menyelesaikan persoalan ini dengan damai,” pungkasnya.

Berita Terkait

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Komitmen Berbagi, Yayasan Nasab Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Kelurahan di Ternate
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal
Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi
Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah
Bantah Terlibat Penerbitan SIM Palsu di Tidore, Kasman Ulidam Sebut Opini yang Dibangun Tidak Berdasar
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 14:43 WIB

Komitmen Berbagi, Yayasan Nasab Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Kelurahan di Ternate

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:07 WIB

Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:57 WIB

Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:39 WIB

Bantah Terlibat Penerbitan SIM Palsu di Tidore, Kasman Ulidam Sebut Opini yang Dibangun Tidak Berdasar

Berita Terbaru