Dorong Iklim Investasi, Pemprov Malut Fasilitasi Mediasi PT TUB dan Warga Lingkar Tambang

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Wakil Gubernur Malut, Bupati Halbar dan Halut serta perwakilan dari PT. TUB.

Foto bersama Wakil Gubernur Malut, Bupati Halbar dan Halut serta perwakilan dari PT. TUB.

MARASAI.iD – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkeadilan.

Dalam upaya tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memimpin langsung proses mediasi antara PT Tri Usaha Baru (TUB) dengan perwakilan masyarakat lingkar tambang Desa Roko, yang digelar di Ruang Rapat Bidadari, Lantai 4 Kantor Gubernur Maluku Utara, Kamis (15/5).

Mediasi ini turut dihadiri Kapolda Maluku Utara, Sekretaris Komisi III DPRD Malut, Sekprov Malut, Bupati Halmahera Barat dan Halmahera Utara beserta Forkopimda, serta pimpinan OPD terkait.

PT TUB sendiri merupakan perusahaan tambang emas yang beroperasi di Desa Roko, dan selama ini mendapat sorotan dari masyarakat sekitar terkait sejumlah persoalan.

Dalam sambutannya, Wagub Sarbin menekankan pentingnya investasi bagi kemajuan daerah. Namun, ia juga mengingatkan agar investasi tidak dilakukan dengan mengorbankan hak masyarakat setempat.

Baca Juga :  Wagub Malut Pimpin Rapat Persiapan HUT RI ke-80: Minta Kegiatan Sederhana Tapi Meriah

“Pemerintah sangat mendukung investasi karena itu bisa memajukan daerah. Tapi yang perlu diingat, jangan sampai investasi mengorbankan hak-hak masyarakat,” tegas Sarbin.

Ia juga menyoroti potensi kekayaan alam Maluku Utara yang luar biasa, namun tak akan memberi dampak jika tidak dikelola dengan baik dan tanpa penguatan infrastruktur serta keterlibatan masyarakat.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengapresiasi langkah Pemprov yang memfasilitasi mediasi tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang hadir, khususnya masyarakat Desa Roko yang bersedia datang. Semoga hasil mediasi ini berdampak positif bagi semua pihak,” kata Piet.

Senada, Bupati Halmahera Barat James Uang juga menegaskan pentingnya menyelesaikan masalah ini dengan cepat agar tidak menghambat investasi.

“Persoalan ini jangan sampai berlarut. Kita harus dukung investasi demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Berdasarkan berita acara, mediasi menghasilkan lima poin kesepakatan penting:

Baca Juga :  Sekertariat DPRD Malut Gelar Tarhib Ramadhan & Launching Radiator

Kesatu; PT TUB bersedia menyelesaikan ganti rugi berdasarkan hasil perhitungan tim ahli independen (Tim Apresial).

Kedua; Evaluasi AMDAL akan segera dilakukan oleh PT TUB dan Pemprov Malut, dengan melibatkan Pemkab Halbar serta masyarakat lingkar tambang Halut.

Ketiga; Gubernur Malut akan menunjuk Tim Apresial untuk menilai ganti rugi di wilayah Halbar dan Halut.

Keempat; Tidak diperbolehkan lagi aksi pemalangan jalan selama proses investasi berjalan.

Kelima; Proses rekrutmen di PT TUB harus transparan, proporsional, dan memprioritaskan SDM lokal sesuai kompetensi.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe menutup mediasi dengan harapan besar atas lahirnya kesepahaman bersama demi kesejahteraan masyarakat.

“Mediasi ini untuk menjaga persatuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” tutupnya.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama seluruh peserta.

Berita Terkait

Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang
FIKES UNIBRAH Gandeng FKM UNAIR, Buka Peluang Riset dan Pengabdian Bersama di Bidang Kesehatan Masyarakat
Fakultas Teknik Unibrah Tidore Gelar Workshop Kurikulum OBE, Siapkan Lulusan Teknik Berdaya Saing Global
Resmi Kantongi Izin Operasional, SMA Alkhairat Lemo-Lemo Siap Majukan Pendidikan di Gane Barat
Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel
Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara
Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat
Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:50 WIB

FIKES UNIBRAH Gandeng FKM UNAIR, Buka Peluang Riset dan Pengabdian Bersama di Bidang Kesehatan Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:17 WIB

Fakultas Teknik Unibrah Tidore Gelar Workshop Kurikulum OBE, Siapkan Lulusan Teknik Berdaya Saing Global

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

Resmi Kantongi Izin Operasional, SMA Alkhairat Lemo-Lemo Siap Majukan Pendidikan di Gane Barat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:28 WIB

Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:27 WIB

Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:21 WIB

Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru