Dalil Militer, Umat Islam Harus Kuat

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Hamdan Hasan, M.Ag

 

وَأَعِدُّوا۟ لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّةࣲ وَمِن رِّبَاطِ ٱلۡخَیۡلِ تُرۡهِبُونَ بِهِۦ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمۡ

dan siapkanlah kekuatan perang berupa kuda yg dapa menggetarkan musuh Allah dan musuh kalian (Qs. Al Anfal ayat 60)

Dalam ilmu mantiq ada istilah dilalah Al muthabiqah yaitu makna klasik disamakan dengan makna kontekstual. Maka kata قُوَّةࣲ yaitu kekuatan militer yang berlaku pada zaman Nabi saw adalah panah, tombak, pedang, tameng perang, dll, maka alat perang dan kekuatan militer yg berlaku pada zaman sekarang adalah senjata, garnat, rudal blastik, atom, dron dll.

Baca Juga :  Strategi APIP Daerah Menghadapi Tekanan Fiskal Tahun 2026

Adapun kavaleri militer yg digunakan nabi adalah رِّبَاطِ ٱلۡخَیۡلِ kuda yg disiapkan untuk perang. Adapun kavaleri yang harus digunakan di zaman sekarang adalah kapal perang, tank baja, kapal selam, dll.

Maka dapat dipastikan bahwa kekuatan militer adalah bagian dari sunnah nabi saw yg mesti seluruh umat islam punya dan harus kuat dan tidak bergantung kepada kekuatan pihak asing agar umat islam dapat تُرۡهِبُونَ بِهِۦ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمۡ mengalahkan musuh Allah dan musuh kalian, jika tidak maka umat islam akan diperbudak oleh asing, sekarang AS dan Israel.

Baca Juga :  BLUD dan Masa Depan Pendidikan Vokasi Maluku Utara

Maka konsep militer dan kekuatan militer adalah sunnah nabi yg sering dianggap remeh oleh sebagian umat islam, maka melek wahai kau yg beragama islam terkait dengan teknologi biar tidak ketinggalan.

Pesan buat generasi baru yang masih sekolah, pelajari Ilmu kimia, fisika, matematika, dan nuklir karena itu semua dapat mencapai sunnah nabi dari segi kemiliteran.

Berita Terkait

BLUD dan Masa Depan Pendidikan Vokasi Maluku Utara
Strategi APIP Daerah Menghadapi Tekanan Fiskal Tahun 2026
Ternate 775 Tahun: Membangun Ikon atau sekedar Lelucon
Refleksi Akhir Tahun ASN di Maluku Utara: Menjaga Integritas dan Profesionalisme Pelayanan Publik
Telaga Rano: Antara Alam yang Menunggu dan Ancaman yang Membayang
Hikayat Talaga Rano: “Geothermal Jangan Sampai Lolos”
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:10 WIB

Dalil Militer, Umat Islam Harus Kuat

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:18 WIB

BLUD dan Masa Depan Pendidikan Vokasi Maluku Utara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:26 WIB

Strategi APIP Daerah Menghadapi Tekanan Fiskal Tahun 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:17 WIB

Ternate 775 Tahun: Membangun Ikon atau sekedar Lelucon

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:29 WIB

Refleksi Akhir Tahun ASN di Maluku Utara: Menjaga Integritas dan Profesionalisme Pelayanan Publik

Kamis, 23 Oktober 2025 - 04:40 WIB

Telaga Rano: Antara Alam yang Menunggu dan Ancaman yang Membayang

Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:43 WIB

Hikayat Talaga Rano: “Geothermal Jangan Sampai Lolos”

Berita Terbaru