Proyek Masjid Pas Ipa Diduga Mangkrak, Mahasiswa Desak Inspektorat Audit Anggaran

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pembangunan masjid pas ipa yang diduga mangkrak meski telah menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp 600 juta lebih.

Progres pembangunan masjid pas ipa yang diduga mangkrak meski telah menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp 600 juta lebih.

MARASAI.iD – Pekerjaan pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 senilai Rp626.814.686, diduga mangkrak tanpa kejelasan progres.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Bintang Barat Perkasa berdasarkan kontrak tertanggal 8 Agustus 2024 ini hingga pertengahan tahun 2025 belum menunjukkan perkembangan berarti. Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kepulauan Sula, dengan Nomor Kontrak: 09.PK/SPJ/PKK/KESRA-SETDA/VIII/2024.

Baca Juga :  DPRD Tidore Apresiasi Langkah Pemkot Masukan Bahasa Tidore Dalam Kurikulum Sekolah

Kondisi ini memantik reaksi dari Mursid Puko, mahasiswa asal Desa Pas Ipa. Ia menduga kuat telah terjadi penggelapan anggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Saya menduga adanya penggelapan anggaran proyek. Bisa jadi anggarannya sudah habis, tapi tidak ada hasil yang terlihat,” kata Mursid kepada MARASAI.iD, Jumat (27/6/2025).

Papan proyek pembangunan masjid.

Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara itu meminta Inspektorat Kepulauan Sula segera turun tangan melakukan audit terhadap proyek pembangunan masjid tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Malut Siapkan Rp 57 Miliar untuk Pembayaran Utang DBH ke Kabupaten/Kota

“Sampai hari ini belum ada kejelasan lanjutan pembangunan masjid. Kami minta Inspektorat segera melakukan audit,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Sula, Idham Umamit, serta pihak pelaksana proyek CV. Bintang Barat Perkasa belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp hingga berita ini diterbitkan.

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Kepulauan Sula Berlangsung Khidmat dan Meriah
Prodi Akuntansi UNIBRAH Lepas 15 Mahasiswa Magang Berdampak, BPKP Maluku Utara Jadi Mitra Strategis
Pemprov Malut Dukung Proyek Konservasi Rempah Dunia, Sri Haryati Hatari: Perkuat Keberlanjutan Pala dan Cengkeh
DPRD Tidore Apresiasi Langkah Pemkot Masukan Bahasa Tidore Dalam Kurikulum Sekolah
Reses Astri Tiarasari Yasin: Drainase dan Bus Sekolah Jadi Aspirasi Utama
Menuju PORPROV 2026 Halmahera Utara, KONI Tidore Fokus Pembinaan 13 Cabang Olahraga
Pekan Ramadhan 1447 H Perkuat Semangat Qurani dan Kebersamaan Warga
Warga Gandasuli yang Hilang Sejak 19 Februari Ditemukan Meninggal di Kebun Warga
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:53 WIB

HUT ke-81 RI di Kepulauan Sula Berlangsung Khidmat dan Meriah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:48 WIB

Prodi Akuntansi UNIBRAH Lepas 15 Mahasiswa Magang Berdampak, BPKP Maluku Utara Jadi Mitra Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:12 WIB

Pemprov Malut Dukung Proyek Konservasi Rempah Dunia, Sri Haryati Hatari: Perkuat Keberlanjutan Pala dan Cengkeh

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:51 WIB

DPRD Tidore Apresiasi Langkah Pemkot Masukan Bahasa Tidore Dalam Kurikulum Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:48 WIB

Reses Astri Tiarasari Yasin: Drainase dan Bus Sekolah Jadi Aspirasi Utama

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:23 WIB

Menuju PORPROV 2026 Halmahera Utara, KONI Tidore Fokus Pembinaan 13 Cabang Olahraga

Senin, 9 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pekan Ramadhan 1447 H Perkuat Semangat Qurani dan Kebersamaan Warga

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:54 WIB

Warga Gandasuli yang Hilang Sejak 19 Februari Ditemukan Meninggal di Kebun Warga

Berita Terbaru