MARASAI.iD – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Yusran Pauwah, mendapat pujian dari berbagai kalangan usai menggelar Reses Masa Persidangan I Tahun 2024-2025 di Waimua Coffee, Desa Falahu, Kecamatan Sanana, Jumat (24/1/2025) malam.
Dalam kegiatan ini, Yusran melibatkan sejumlah pemuda dan organisasi kemahasiswaan, seperti HMI Cabang Sanana, PC IMM Kepulauan Sula, PC PMII Kepulauan Sula, EK LMND Kota Sanana, GMNI Kepulauan Sula, dan BEM STAI Babussalam Sula Maluku Utara.
Presiden BEM STAI Babussalam Sula, Jisman Leko, mengapresiasi langkah Yusran yang dianggap menghadirkan angin segar dalam dunia politik di Kepulauan Sula. Ia menilai keterlibatan kaum intelektual dalam reses ini sebagai langkah progresif.
“Ini adalah sejarah baru. Baru kali ini ada anggota DPRD Provinsi yang melibatkan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dalam reses. Ini memberikan ruang bagi kami untuk menyampaikan ide dan gagasan demi pembangunan daerah,” ujar Jisman kepada marasai.id, Sabtu (25/1/2025).
Jisman juga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti secara serius. Ia menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci pembangunan daerah.
“Kami titipkan pesan agar DPRD terus mendorong pengembangan SDM di Kepulauan Sula. Ini penting untuk mewujudkan kemajuan bersama,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua PC IMM Kepulauan Sula, Jordan Bambang, turut mengapresiasi Yusran atas keterlibatannya dengan pemuda dan mahasiswa. Menurutnya, pendekatan ini mencerminkan dedikasi terhadap kepentingan masyarakat.
“Pak Yusran telah membuka ruang diskusi bersama OKP dan menyerap aspirasi kami. Ini langkah positif yang jarang dilakukan oleh wakil rakyat, khususnya di Kepulauan Sula,” katanya.
Jordan berharap Yusran terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan sektor lainnya yang menjadi tanggung jawab Komisi IV.
“Kami dari IMM Sula siap menjadi mitra strategis untuk mendorong visi dan misi Pak Yusran dalam memajukan daerah,” tegas Jordan.
Di sisi lain, Yusran Pauwah menyatakanl bahwa keterlibatan pemuda dan organisasi mahasiswa merupakan bagian penting dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Saya sangat menghargai kritik dan saran yang membangun. Semua masukan yang baik akan kami jadikan panduan untuk memajukan Sula, Mangoli, dan Taliabu,” tuturnya.
Dengan pendekatan yang inklusif ini, reses Yusran Pauwah menjadi momentum yang menunjukkan sinergi antara wakil rakyat, pemuda, dan mahasiswa demi kemajuan daerah.








