Nelayan Sula Minta Polisi Lepas Kapal Tangkapan dari Sulawesi, Khawatir Ikan Membusuk

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan nelayan diskusi bersama Kapolres, AKBP Kodrat Muh Hartanto. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

Puluhan nelayan diskusi bersama Kapolres, AKBP Kodrat Muh Hartanto. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

SANANA – Puluhan nelayan di Kabupaten Kepulauan Sula mendatangi Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, untuk menyampaikan aspirasi terkait penahanan dua kapal tangkap asal Sulawesi, Sabtu (4/4/2026).

Kedatangan para nelayan tersebut bertujuan meminta pihak kepolisian, melalui Kasat Polairud Sula AKP Muhamad Riza Iskandar, agar dapat melepas kapal yang ditahan karena masuk ke perairan Sula. Para nelayan mengaku kapal tersebut justru mereka undang untuk membantu mengangkut dan menjual hasil tangkapan ikan.

“Kami minta kepolisian, khususnya Polairud, dapat membantu kami dengan melepaskan kapal tangkap dari Sulawesi itu, karena kami yang memanggil mereka untuk mengambil hasil perikanan kami,” ujar Harahab Lek, nelayan asal Desa Malbufa.

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka 2026 Kepulauan Sula Resmi Dimulai, 142 Peserta Ikuti Tahapan Ujian

Hal senada juga disampaikan Rusen Mahaling, nelayan asal Desa Bajo. Ia berharap kapal tersebut segera dilepaskan karena sebagian hasil tangkapannya masih berada di dalam kapal dan rencananya akan dijual ke Bitung, Sulawesi.

“Saya mohon bapak Kapolres bantu kami. Tolong biarkan kapal itu bisa berlayar kembali agar ikan hasil tangkapan kami tidak busuk. Saya sudah dua kali mengalami musibah tahun ini,” pintanya.

Baca Juga :  Bupati Fifian Pimpin HUT KORPRI ke-54, Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

Menanggapi hal itu, Kapolres Kepulauan Sula menyatakan pihaknya tidak ingin nelayan dirugikan. Namun, sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kepolisian tetap harus menjalankan proses pemeriksaan terhadap kapal yang ditahan.

“Izinkan kami menyelesaikan pemeriksaan terhadap kapal yang sudah kami tahan. Kami juga akan berupaya mempercepat prosesnya agar ikan bapak-bapak tidak rusak,” jelas Kapolres.

Ia juga mengimbau para nelayan untuk tetap menjaga kelestarian laut serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan tetap kondusif.

Berita Terkait

Jembatan Garuda Merah Putih di Fat Iba Diresmikan, Dandim Sula Ajak Warga Jaga Hasil Gotong Royong
Maulid Nabi di Taliabu, Fifian Adeningsi Mus Pererat Silaturahmi Sula dan Taliabu
DWP Kepulauan Sula Kunjungi Galeri Mini Taliabu, Belajar Olah Bahan Lokal Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi
Ke BKN RI, Pemkab Sula Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
Pemkab Sula dan Forkopimda Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea, Inspektorat Sula Menang
UPT Puskesmas Kabau Diresmikan, Pemkab Sula Minta Warga Ikut Jaga Fasilitas Kesehatan
Aliansi Kawata Bersatu Tuntut Kematian Riswan Umasugi Diusut Tuntas
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 04:53 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Fat Iba Diresmikan, Dandim Sula Ajak Warga Jaga Hasil Gotong Royong

Jumat, 11 September 2026 - 18:49 WIB

Maulid Nabi di Taliabu, Fifian Adeningsi Mus Pererat Silaturahmi Sula dan Taliabu

Jumat, 11 September 2026 - 14:13 WIB

DWP Kepulauan Sula Kunjungi Galeri Mini Taliabu, Belajar Olah Bahan Lokal Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Ke BKN RI, Pemkab Sula Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN

Selasa, 1 September 2026 - 10:18 WIB

Pemkab Sula dan Forkopimda Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:20 WIB

PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea, Inspektorat Sula Menang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

UPT Puskesmas Kabau Diresmikan, Pemkab Sula Minta Warga Ikut Jaga Fasilitas Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Aliansi Kawata Bersatu Tuntut Kematian Riswan Umasugi Diusut Tuntas

Berita Terbaru