MARASAI.Id – Mega proyek Laboratorium Pendidikan Terpadu (LPT) yang dibangun di wilayah Kota Tidore Kepulauan milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara terdapat 11 item kegiatan, yang menghabiskan anggaran APBD tahun 2023 sebesar Rp 25.358.703.040,57 yang diduga penuh dengan masalah.
Hal ini menjadi sorotan setelah Kepala Dikbud Malut, Imran Yakub memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan proyek tersebut pada tahun ini, lantaran bermasalah dengan izin lokasi yang menyalahi tata ruang hingga tidak adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Kota Tidore Kepulauan.
Imran juga menuding bahwa proyek yang dibangun pada masa jabatan Kadikbud Imam Mahdi Hassan dan Sekretaris Dikbud Fahmi Alhabsy ini bermaslah dari segi penggunaan anggaran, sehingga Imran meminta penegak hukum untuk menyeledikinya.
Dari data yang dihimpun marasai.id di laman LPSE Pemprov Malut, untuk pembangunan LPT di Kota Tidore Kepulauan terdapat 11 item kegiatan pembangunan yang berada di satu lokasi di Desa Somahode Kecamatan Oba Utara.
Berikut rincian anggaran pada 11 item kegiatan pembangunan LPT di Kota Tidore Kepulauan.







