TIDORE – Visobola bersama Garuda Tomagoba menyelenggarakan turnamen sepak bola bertajuk Fourfeo Kapita yang akan berlangsung di Stadion Tomagoba pada 13–14 Januari. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi persahabatan sekaligus ruang pembinaan dan penguatan ekosistem sepak bola lokal.
Rangkaian pertandingan akan digelar dalam tiga sesi, yakni Jumat sore, Jumat malam, dan Sabtu malam, sehingga masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara luas dan berkelanjutan.
Fourfeo Kapita diikuti oleh tim-tim dengan rekam jejak prestasi, yaitu:
PS Gurua – juara bertahan Fourfeo
Garuda Tomagoba – tuan rumah
Poram Mareku – juara bertahan Topment U-23 tahun 2024
Perstug Tugiha : Tim Senior Juara bertahan SD Super League 2026.
Turnamen ini menggunakan sistem kompetisi penuh, di mana seluruh tim saling bertanding. Tim dengan perolehan poin tertinggi akan ditetapkan sebagai juara dan berhak memperoleh bonus penghargaan.

Menurut Hanta Al Toduho, perwakilan Garuda Tomagoba dan Visibola, Fourfeo Kapita tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada nilai kebersamaan.
“Turnamen ini kami rancang sebagai ruang belajar bersama. Sepak bola harus tumbuh melalui kerja sama dan saling mendukung. Inilah esensi simbiosmulisme yang ingin kami bangun melalui Fourfeo Kapita,” ujarnya.
Konsep simbiosmulisme dalam sepak bola menjadi landasan utama kegiatan ini, yakni kesadaran bahwa seluruh unsur—pemain, tim, suporter, dan penyelenggara—saling membutuhkan untuk menciptakan iklim olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
Tanggapan positif juga datang dari para peserta.
Jeky Lapasco, perwakilan tim Poram Mareku, berharap turnamen ini memberi dampak positif bagi timnya.
“Semoga dengan Fourfeo ini dapat menambah pengalaman dan kekompakan tim. Kami juga berharap kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai. Aamiin,” ujarnya.
Sementara itu, Rahab Harun dari Perstug Tuguiha menilai Fourfeo Kapita sebagai ajang pemanasan yang strategis menjelang kompetisi resmi.
“Fourfeo ini sangat efektif sebagai ajang pramusim. Pelatih dapat melihat kesiapan dan kebugaran pemain tanpa tekanan berlebihan karena durasi pertandingan yang relatif singkat,” katanya.
Ia menambahkan harapan agar kualitas kompetisi tetap dijaga.
“Fourfeo diharapkan bukan sekadar laga persahabatan, tetapi tetap kompetitif agar mental dan teknik pemain terus terasah,” tambahnya.
Melalui Fourfeo Kapita, Visobola dan Garuda Tomagoba berharap sepak bola dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat sekaligus wahana pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda dan senior.
Panitia mengundang seluruh masyarakat untuk hadir langsung di Stadion Tomagoba dan meramaikan turnamen dengan semangat sportivitas.
Fourfeo Kapita: Bertanding untuk berkembang, bersatu untuk sepak bola.








