MARASAI.iD – Hesti Lestari, atlet kebanggaan asal Kota Ternate yang mewakili Provinsi Maluku Utara, berhasil meraih juara dua dalam nomor lari 800 meter pada ajang bergengsi Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII.
Ajang olahraga ini berlangsung di Kota Solo sejak 6 hingga 15 Oktober 2024 dan diikuti oleh atlet-atlet difabel dari seluruh penjuru Indonesia.
Prestasi gemilang Hesti Lestari ini mendapat apresiasi yang tinggi dari berbagai pihak, terutama dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Maluku Utara. Dendi Armen, selaku Pengurus NPCI Maluku Utara, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
“Ini merupakan hasil dari kerja keras Hesti Lestari dan dukungan penuh dari seluruh tim terutama Coach Bahrin. Kami sangat bangga karena Maluku Utara bisa bersaing di tingkat nasional dan mengukir prestasi di ajang sekelas PEPARNAS,” kata Dendi.

Dalam kesempatan yang sama, Dendi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan para atlet.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Bapak Saifuddin Djuba, yang selalu memberikan dukungan, serta para pelatih dan ofisial yang telah setia mendampingi atlet kami selama berkompetisi di Solo. Dedikasi mereka sangat berarti dalam menjaga mental dan fisik para atlet,” ujarnya.
Hesti Lestari bukan hanya sekadar berjuang untuk meraih prestasi pribadi, namun juga membawa nama besar Provinsi Maluku Utara di kancah nasional.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah tersebut, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik, untuk terus bersemangat dalam berlatih dan mengembangkan potensi di bidang olahraga.
PEPARNAS XVII di Solo sendiri merupakan ajang penting bagi atlet-atlet difabel di seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kompetisi ini mempertemukan para atlet dari berbagai provinsi dalam sejumlah cabang olahraga. Bagi Hesti dan tim Maluku Utara, pencapaian ini bukan hanya sebuah kebanggaan, namun juga pembuktian bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih prestasi.
“Dengan keberhasilan ini, kami berharap dukungan dari pemerintah daerah semakin meningkat, sehingga Maluku Utara bisa terus melahirkan atlet-atlet berprestasi di ajang-ajang nasional maupun internasional,” pungkas Dendi Armen.






