TIDORE-Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tidore menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Gurabati Open Tournament (GOT) XXXVIII tahun 2026 agar berjalan aman dan lancar.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Markas Polresta Tidore, Rabu 20 Mei 2026, dengan melibatkan panitia pelaksana, TNI, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Selain itu, rapat juga dihadiri Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tidore dan Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari penguatan sinergi pengamanan turnamen.
Kapolresta Tidore menegaskan, pihaknya akan mengawal seluruh rangkaian kegiatan turnamen, mulai dari pembukaan hingga partai final. Ia juga memastikan izin pelaksanaan akan diterbitkan sebelum Hari Raya Iduladha.
“Polresta Tidore berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan GOT XXXVIII 2026, termasuk dari sisi pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif,” ujarnya.
Turnamen sepak bola tahunan ini akan diikuti 22 tim dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara. Kota Tidore Kepulauan mendominasi dengan 12 tim, disusul Kota Ternate dengan empat tim, Kabupaten Halmahera Selatan tiga tim, Kabupaten Halmahera Utara dua tim, serta Kabupaten Halmahera Timur satu tim.
Panitia juga telah memetakan asal daerah peserta sebagai bagian dari strategi pengamanan, terutama untuk mengantisipasi potensi gesekan antarpendukung selama pertandingan berlangsung.
Ketua Panitia GOT XXXVIII, Muhammad Ervan Ibrahim, mengapresiasi dukungan Polresta Tidore dan seluruh instansi yang terlibat dalam rakor tersebut.
“Koordinasi ini menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan turnamen. Kami tidak hanya fokus pada kualitas pertandingan, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan pemain maupun penonton,” kata Ervan.
Ia menambahkan, panitia telah menyusun skema pengamanan berbasis pemetaan tim dan pendukung, guna meminimalkan potensi gangguan selama turnamen berlangsung.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Gurabati (IPPG) menegaskan kesiapan pemuda setempat untuk turut menjaga ketertiban selama turnamen.
“GOT merupakan kebanggaan masyarakat Gurabati. Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas dan memastikan turnamen berjalan aman,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari aparat keamanan, panitia, serta partisipasi masyarakat, GOT XXXVIII 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga pesta sepak bola yang aman dan menghibur bagi masyarakat Maluku Utara.(*)






