Warga Keluhkan Pemadaman Listrik di Sula

- Jurnalis

Senin, 3 Juli 2023 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA-Pemadaman listrik yang sering terjadi di Kepulauan Sula dikeluhkan masyarakat, khususnya di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Timur, dan Kecamatan Sulabesi Selatan

Warga merasa kesal karena pemadaman yang dilakukan tidak dengan pemberitahuan terlebih dulu. Akibatnya, barang-barang elektronik milik warga pun banyak yang rusak.

Ramli, salah satu warga Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah mengaku, hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik di desanya.

“Tiap hari, PLN melakukan pemadaman tanpa ada pemberitahuan ke masyarakat. Yang mengherankan, pemadaman tiap hari justru cuma bagian Kecamatan Sulabesi Tengah dan Kecamatan Sulabesi Timur atau di kampung-kampung,” ungkapnya pada marasai.id via WhatsApp. Senin, (3/7/2023).

Baca Juga :  Lima Bahasa Daerah di Maluku Utara Direvitalisasi Tahun Ini

Menurutnya, pemadaman listrik sangat berdampak pada rusaknya barang-barang elektronik milik warga, seperti kulkas, televisi, serta barang elektronik lainnya.

“Sampai saat ini, kami hanya bisa menyampaikan ke media. Sebab peristiwa mati lampu bukan baru saja terjadi, tetapi sudah berkali-kali PLN Sanana diduga kuat sering mengacuhkan keluh-kesah warga,” kesalnya.

Ramli berharap, PLN Ranting Sanana dapat mendengar keresahan warga. “Harapan saya kepada PLN Sanana, semoga bisa mendengar keresahan ini dan berupaya menormalkan penerangan listrik untuk memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga tidak lagi merugikan warga masyarakat di Kepulauan Sula,” pintanya.

Baca Juga :  Resmi Mendaftar di Lima Partai, Marlina Serius Bertarung di Pilkada Sula

Terpisah, Kepala PLN ULP Sanana, Jamal saat dikonfirmasi, meminta maaf atas terjadinya pemadaman listrik. Jamal menyebut, pemadaman listrik bukan karena unsur kesengajaan, melainkan ada satu trafo yang rusak di Desa Fatiba, Kecamatan Sulabesi Tengah, dan pohon kelapa tumbang di Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat.

“Mohon maaf, ada pohon kelapa tumbang kena jaringan di Desa Waiina dan ada satu trafo bocor (rusak) di Desa Fatiba, mohon maaf atas terjadinya pemadaman hari ini. Untuk gangguan di Desa Wai Ina sudah selesai kerja, tinggal trafo di Desa Fatiba. Insya Allah, besok baru selesai,” pungkasnya.

Reporter: Am Teapon

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana Bansos Halmahera Barat Dilaporkan ke Kejati Malut
Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya
Sebagian Besar Warga Mulai Taat, Pemkot Tidore Fokus Pantau Aktivitas Pasar
Rahmawati Dorong Pengurus Baru DWP Tidore Bawa Energi dan Inovasi Baru
Tidore Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026
Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan
Ahmad Laiman Dorong OPD Siapkan Terobosan untuk Pertumbuhan Ekonomi Tidore
Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tidore Tekankan Anggaran Berorientasi Hasil
Berita ini 369 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Bansos Halmahera Barat Dilaporkan ke Kejati Malut

Senin, 21 September 2026 - 19:03 WIB

Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Sebagian Besar Warga Mulai Taat, Pemkot Tidore Fokus Pantau Aktivitas Pasar

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Rahmawati Dorong Pengurus Baru DWP Tidore Bawa Energi dan Inovasi Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Tidore Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 18:13 WIB

Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 18:08 WIB

Ahmad Laiman Dorong OPD Siapkan Terobosan untuk Pertumbuhan Ekonomi Tidore

Rabu, 16 September 2026 - 18:03 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tidore Tekankan Anggaran Berorientasi Hasil

Berita Terbaru