SOFIFI – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Bumi Hijrah Tidore, Selasa (29/9/2026), bertempat di Universitas Bumi Hijrah Tidore. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Kuliah Umum bertema “Peningkatan Kecakapan Literasi” yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hidayat Widiyanto, S.S., M.Pd.
Penandatanganan PKS menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Universitas Bumi Hijrah Tidore dalam mendukung pelaksanaan program kebahasaan, kesastraan, dan literasi di lingkungan perguruan tinggi. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam membangun ekosistem literasi karena menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, kreativitas, dan pembentukan karakter generasi muda. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga kebahasaan dan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk memperluas gerakan literasi sekaligus meningkatkan kecakapan berbahasa di kalangan mahasiswa.
Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Berikan Kuliah Umum
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Umum “Peningkatan Kecakapan Literasi” yang menghadirkan Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hidayat Widiyanto, S.S., M.Pd., sebagai narasumber. Dalam konteks pendidikan tinggi, kecakapan literasi merupakan kemampuan penting yang mendukung mahasiswa dalam memperoleh, memahami, mengolah, mengevaluasi, dan menyampaikan informasi secara efektif. Literasi juga memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, melakukan penelitian, serta menghasilkan karya akademik dan kreatif.
Kuliah umum tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus dialog bagi sivitas akademika Universitas Bumi Hijrah Tidore untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya literasi dalam menghadapi perkembangan informasi dan teknologi. Penguatan kecakapan literasi diharapkan dapat mendorong mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif, kritis, produktif, dan mampu menggunakan bahasa secara tepat dalam berbagai konteks.
Kolaborasi untuk Penguatan Ekosistem Literasi
Melalui PKS yang ditandatangani, kerja sama antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Universitas Bumi Hijrah Tidore diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi.
Kolaborasi dapat dikembangkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, lokakarya, pelatihan, pengembangan bahan bacaan, peningkatan kemahiran berbahasa, serta kegiatan lain di bidang bahasa, sastra, dan literasi.
Sinergi tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat perhatian terhadap bahasa dan sastra daerah di Maluku Utara. Perguruan tinggi dapat berperan dalam penelitian, dokumentasi, pengembangan, dan pemasyarakatan kekayaan bahasa serta sastra daerah sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat.
Dari Penandatanganan Menuju Program Nyata
Penandatanganan PKS tidak dimaknai sebagai akhir dari sebuah proses, tetapi sebagai awal dari kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Universitas Bumi Hijrah Tidore diharapkan dapat menerjemahkan kesepakatan tersebut ke dalam program-program yang terukur dan memberikan dampak nyata.
Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara sebagai unit pelaksana teknis Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di daerah juga memiliki peran penting dalam mengawal dan memfasilitasi implementasi program kebahasaan dan literasi di wilayah Maluku Utara.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, satuan pendidikan, komunitas, dan masyarakat, penguatan literasi diharapkan dapat berkembang menjadi sebuah ekosistem yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penandatanganan PKS dan Kuliah Umum di Universitas Bumi Hijrah Tidore menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjadikan bahasa dan literasi sebagai instrumen penting dalam pengembangan pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kapasitas generasi muda di Maluku Utara.






