MARASAI.iD — Dalam upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pengadaan barang dan jasa, sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Maluku Utara melakukan kunjungan ke Kantor Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, Selasa (10/9).
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala BPBJ Malut, Farid Abdul Hasan, Plt. Kepala Dinas PUPR, Sofyan Kamarullah, serta Sekretaris Dinas PUPR, Risman Iriyanto Djafar. Farid menjelaskan, tujuan kunjungan ini adalah untuk mendapatkan pelatihan dan bimbingan teknis terkait katalog konstruksi serta peningkatan kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tipe B.
“Pelatihan ini penting untuk memastikan pelaku pengadaan memiliki kemampuan yang tepat, terutama dalam menangani proyek konstruksi yang tidak kompleks,” kata Farid.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan LKPP, Hardi Afriansyah, menyambut baik inisiatif Pemprov Malut ini dan siap mendukung program peningkatan kapasitas SDM pengadaan.
“LKPP mendukung penuh langkah ini dan siap berpartisipasi dalam pelatihan serta bimbingan teknis yang dibutuhkan,” ujar Hardi.
Menurut Farid, inisiatif ini juga sejalan dengan program Monitoring Center for Prevention (MCP) yang digagas KPK, yang menekankan pentingnya transparansi dalam pengadaan melalui katalog konstruksi untuk mencegah praktik korupsi.
“Dengan pelatihan PPK tipe B, kami memastikan proyek strategis yang dialokasikan untuk tahun 2025 akan dikelola oleh PPK berkompeten sesuai jenis proyek yang ditangani,” tambahnya.
Diharapkan, langkah ini akan meningkatkan profesionalisme dan integritas pelaku pengadaan di Maluku Utara, sehingga proyek pembangunan infrastruktur dapat berjalan lancar dan sesuai standar.






